Kenapa Mobil Bisa Boros Bensin?
Keluhan mobil boros bensin bisa muncul karena banyak faktor. Kadang customer baru menyadarinya setelah servis, padahal penyebabnya bisa berasal dari kondisi mesin, ban, oli, filter, atau kebiasaan berkendara.
Jika konsumsi BBM terasa berubah cukup signifikan, sebaiknya mobil diperiksa ulang agar penyebabnya jelas.
Filter Udara Kotor
Filter udara yang kotor dapat mengganggu aliran udara ke mesin. Akibatnya, pembakaran tidak optimal dan konsumsi bahan bakar bisa meningkat.
Filter udara termasuk komponen sederhana, tetapi pengaruhnya cukup terasa terhadap performa mesin.
Busi Mulai Lemah
Busi yang sudah lemah dapat membuat pembakaran tidak sempurna. Gejalanya bisa berupa mesin brebet, tarikan berat, atau bensin terasa lebih boros.
Pengecekan busi biasanya menjadi bagian penting dalam proses tune up.
Oli dan Perawatan Mesin
Oli yang tidak sesuai atau sudah menurun kualitasnya bisa membuat kerja mesin lebih berat. Jika mesin bekerja lebih berat, konsumsi BBM juga bisa ikut meningkat.
Karena itu, ganti oli dan servis berkala tetap penting untuk menjaga efisiensi kendaraan.
Tekanan Ban Juga Berpengaruh
Ban yang kurang angin membuat hambatan gulir lebih besar. Akibatnya, mesin perlu bekerja lebih keras untuk menggerakkan mobil.
Selain mesin, kondisi ban dan spooring balancing juga bisa memengaruhi efisiensi bahan bakar.
Kesimpulan
Mobil boros bensin setelah servis perlu diperiksa dari beberapa sisi, mulai dari filter, busi, oli, tune up, sampai tekanan ban. Raja Auto Bandung dapat membantu mengecek penyebabnya agar mobil kembali lebih efisien dan nyaman digunakan.